5 Program Aksi Nyata Revolusi Mental


Blogging, Lifestyle / Kamis, Juli 27th, 2017
 

sumber: Google
Sesuai dengan Instruksi
Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, tanggal 25 Juli yang lalu Kementerian
Kominfo bersama KemenDikBud dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan Republik Indonesia, bekerja sama dengan Relawan TIK Lampung
menggelar acara “Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melalui
Media Sosial”
di Hotel Horison
Bandar Lampung. Tujuan dari
acara ini adalah untuk mengajak para pelajar dan pengguna sosial media agar
bijak dalam bersosial media dan mampu mengaplikasikan Revolusi Mental dalam
kehidupan.

Namun, Revolusi Mental
jangan sampai hanya sebagai isapan jempol belaka, gembar-gembor perpolitikan,
dan iming-iming pemerintahan. Revolusi Mental harus benar-benar didukung dan diaplikasikan
dalam kehidupan nyata. Mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Revolusi
Mental tidak perlu memakan korban layaknya Revolusi Perancis, Revolusi Mental
adalah cara menyelamatkan para korban yang terjungkal dan terseret arus zaman.

Revolusi artinya
berubah, perubahan. Revolusi Mental adalah perubahan cara pandang, pikir, sikap,
perilaku, dan cara kerja bangsa Indonesia untuk memperbaiki dan membentuk karakter bangsa yang mengacu
pada 3 nilai yakni integritas, etos kerja dan gotong royong.

Bentuk nyata
dari GNRM selanjutnya dijabarkan
dalam 5 program perubahan :

1.   Gerakan Indonesia Melayani, program ini difokuskan
pada aparatur sipil negara (ASN) dalam peningkatan kapasitas SDM, kedisiplinan,
standar pelayanan, dan pelayanan yang inovatif. Dengan adanya gerakan ini,
tentu kita berharap tidak ada lagi pungli di sejumlah tempat.

2.    Gerakan Indonesia Bersih, fokus pada peningkatan
gaya hidup bersih dan sehat.

3.  Gerakan Indonesia Tertib, fokus pada peningkatan
perilaku tertib administrasi, peningkatan perilaku tertib berlalu lintas,
peningkatan perilaku antre, dll. Diharapkan
masyarakat maupun aparatur negara bisa hidup tertib sehingga menciptakan
keamanan dan kenyamanan.

4. Gerakan Indonesia Mandiri, difokuskan pada
peningkatan perilaku untuk mendukung kemandirian bangsa, misalnya dalam bidang
ekonomi, peningkatan mutu UMKM, apresiasi terhadap karya seni, pengembangan
daerah-daerah, dan sebagainya.

5. Gerakan Indonesia Bersatu, difokuskan pada peningkatan
perilaku yang dapat memperkuat kecintaan terhadap bangsa dan Pancasila, menjaga
kesatuan dan persatuan bangsa dengan nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme.