Ayat-Ayat Cinta 2 Review: Fahri Nyaris Sempurna?


Hobby, Lifestyle, Movie, Review / Jumat, Desember 29th, 2017

Sebenarnya udah lama pingin nonton Ayat-Ayat Cinta 2, tapi karena organisasi Forum Lingkar Pena Bandarlampung bakal ngadain nonton bareng tanggal 27 Desember, saya undur lagi. Niatnya biar bisa nonton ramean bareng temen-temen yang lain. Eh, karena ada mis-komunikasi, singkat cerita saya sebagai panitia harus ngalah dan rela gak kebagian tiket. Syediih…

Tapi keesokkan harinya, rasa penasaran untuk nonton Ayat-Ayat Cinta 2 tak terbendung lagi. Apalagi setelah baca-baca review filmnya. Ada yang bilang bikin greget, lucu, dan gak sedikit yang bilang Fahri terlalu sempurna untuk jadi manusia. Cocoknya jadi malaikat aja.

Nah, jadi tambah penasaran kaaan. Karena setahu saya, film-film yang disadur dari novel-novelnya Kang Abik, panggilan akrab untuk Habiburrahman El-Shirazy, selalu banyak memberi pesan positif. Baik untuk penonton maupun pembaca.

Seminggu Tayang, Ayat-Ayat Cinta 2 Masih Diserbu

Bioskop 21 di Central Plaza, Bandarlampung, menjadi pilihan saya untuk nonton. Sejujurnya sih pingin nyobain CGV (bioskop baru) di Transmart Lampung yang baru buka beberapa hari lalu. Selain karena baru buka, di sana kita bisa dapet banyak diskon. Hehehe.

Tetapi membayangkan ramai dan padatnya orang-orang di sana, saya jadi mundur perlahan. Nanti saja, deh kesananya, kalau antusiasme masyarakat sudah normal lagi.

Dan ternyata, ketika saya sampai di 21 Central Plaza, ramai dan padatnya pun luar biasa. Kami (saya gak nonton sendiri, kok haha) mengantri sekitar 10 menit. Lumayan juga pegelnya, udah lama gak upacara bendera saban Hari Senin, jadi gak terbiasa. Alhamdulillah, kami masih dapat tempat duduk yang lumayan nyaman.

Gak menunggu lama untuk menghabiskan jatah kursi di film Ayat-Ayat Cinta 2 yang bakal tayang di teater 1 pukul 16.40 WIB. Sekitar 5 menit setelah kami pesan tiket, jatah kursi sudah habis. Ternyata film ini masih menarik untuk masyarakat Bandarlampung, walaupun sudah seminggu tayang di 21 Central Plaza.

review-ayat-ayat-cinta-2
sumber: google

Plot Ayat-Ayat Cinta 2: Fahri Yang ‘Sempurna’ dan Aisha yang Hilang

Masih ingat bagaimana jalan cerita Ayat-Ayat Cinta yang pertama? Fahri yang diperankan oleh aktor yang sama yakni Fedi Nuril, seorang mahasiswa dari Indonesia yang berkuliah di universitas kenamaan di Kairo. Rajin, pintar, dan sholeh.

Fahri di Ayat-Ayat Cinta 2 pun tak banyak berubah. Kalau banyak review yang bilang bahwa Fahri terlalu sempurna di sequel ini, saya rasa kurang tepat.

Memang, Fahri di AAC 2 bukan lagi seorang mahasiswa yang kaku dan pemalu. Ia sudah menjadi professor di Universitas Edinburgh sekaligus pengusaha minimart yang sukses di Skotlandia.

Udah ganteng, pinter, sukses, kaya-raya, sabar, dan sholeh. Memang pantas dibilang nyaris sempurna.

kesempurnaan-fahri-ayat-ayat-cinta-2
sumber: google

Tapi tunggu dulu, saya pikir itu semua masuk akal. Kesuksesan Fahri menjadi professor di universitas bergengsi adalah hasil dari kerja kerasnya selama kuliah. Dari dulu Fahri gak pernah neka-neko selama kuliah, jadi wajar aja sekarang dia hidup mapan.

Jadi menurut saya, kesuksesan yang diraih Fahri tidak datang dengan sendirinya. Lewat film Ayat-Ayat Cinta 2 Kang Abik ingin kembali menampakkan ke-Esa-an Allah SWT dengan memberikan kesuksesan sekaligus cobaan yang bertubi-tubi kepada seorang lelaki muslim. Dan memberi wawasan bagaimana semestinya seorang muslim bersikap.

Ayat-Ayat Cinta 2 (Review): Kelebihan dan Kekurangannya

Salah satu ujian terbesarnya yaitu kehilangan Aisha. Aisha pergi beberapa waktu lalu ke Gaza, Palestina, untuk menjadi relawan. Namun sudah berbulan-bulan Fahri kehilangan kontak dengan Aisha.

Setelah penyerangan habis-habisan di Gaza, Aisha pun pingsan. Dan sejak itu kabar dari Aisha tidak pernah terdengar lagi.

Di Lingkungan Kampus

Film Ayat-Ayat Cinta 2 dimulai dengan adegan sholat yang dilakukan Fahri di dalam kelas, sementara para mahasiswanya sudah duduk rapi dan siap mendengarkan kuliahnya. Di sini Fahri digambarkan sebagai professor yang sabar dan sangat menghormati hak-hak mahasiswanya, meski banyak mahasiswa mempertanyakan ibadah dan agamanya.

Ada dua mahasiswa yang sangat mengaguminya. Bahkan terkesan ‘menggoda’. Namun Fahri menghadapinya dengan sikap yang bijak.

Kalau dikatakan sempurna, gak juga kok. Karena beberapa adegan, Fahri tetap menatap wanita-wanita (di sekelilingnya) yang tidak berhijab. Bahkan sempat berfoto dengan Hulya (sepupu Aisha yang diperankan oleh Tatjana Saphira), posisi mereka sangat dekat.

Fahri juga sempat terkesima oleh kecantikan Hulya saat menjelaskan kedudukan wanita dalam Islam. Namun buru-buru Fahri beristighfar. Wajar, dong, beristighfar karena pandangannya? 🙂

Di Lingkungan Tempat Tinggalnya

Di rumahnya, Fahri dihadapkan oleh para tetangga yang beragam agama. Ada Keira (Chelsea Islan) dan Jason yang beragama … (saya gak tau persisnya karena gak diterangkan dalam film) yang jelas mereka membenci Fahri karena ayah mereka tewas dalam teror di London.

chelsea-islan-ayat-ayat-cinta-2
sumber: google

Kang Abik ingin mengangkat isu Islamphobia di sana dan menjadikan Fahri sebagai role mode. Itu juga salah satu cobaan yang dihadapi Fahri.

Kemudian, ada Brenda. Orang melayu yang sering mabuk. Dan lagi-lagi, Fahri dengan peri-kemanusiaannya hampir setiap malam menolong Brenda dengan menyelimutinya di bangku taman.

Ada juga Nenek Catarina, seorang Yahudi yang hidup sendiri di rumahnya.

Rumah itu memang sengaja dipilih Aisha untuk mengobati kerinduannya dengan Indonesia. Sama seperti Indonesia yang penuh keberagaman namun tetap Bhineka Tunggal Ika. 🙂

7 Kebaikan Fahri dalam Film Ayat-Ayat Cinta 2

Banyak sekali review yang mengatakan pribadi seperti Fahri ‘gak pantas’ disebut manusia, pantasnya disebut malaikat. Benarkah? Oke kita list satu-satu kebaikan Fahri yang super-duper.

Pertama, Fahri menolong seorang preman dari Turki yang kemudian ia pekerjaan sebagai asistennya. Dipanggil dengan sebutan Hulusi dan diperankan oleh Pandji Pragiwaksono.

Kedua, Fahri mempersilakan Misbah, teman lama selama di Kairo, untuk tinggal di rumahnya. Mungkin dalam rangka liburan. Tapi gak dijelaskan secara detail di film ini. Misbah diperankan oleh Arie Untung.

Ketiga, Fahri diam-diam menolong Keira yang hampir terjerumus ke ‘dunia malam’ untuk mencari penghasilan. Dengan cara menyewa orang untuk menyelamatkan Keira.

Keempat, Fahri juga diam-diam menolong Keira yang sangat mencintai biola (seperti Aisha) untuk melanjutkan kursus biolanya di rumah. Walaupun Keira selalu memaki-makinya.

Kelima, Fahri menolong seorang fakir bernama Sabina yang memakai cadar. Sabina mengingatkan Fahri pada Aisha (dan memang dia adalah Aisha). Sabina mengaku sebagai penjual yang dagangannya telah dicuri dan tidak punya apa-apa lagi. Fahri mempekerjakan Sabina sebagai asisten rumat tangga.

Ke-enam, Fahri menolong Nenek Catarina yang diusir dari rumahnya oleh anak tirinya sendiri. Yakni Baruch. Fahri menolong dengan membeli kembali rumah tersebut.

Ketujuh, Fahri membebaskan Jason yang tertangkap mencuri di minimart miliknya. Dan lain sebagainya.

Begitulah kebaikan-kebaikan Fahri di Film Ayat-Ayat Cinta 2. Menurutmu, apa terlalu sempurna untuk seorang manusia?