Jadikan Blog dan Media Sosial Sebagai Wadah Promosi Potensi Daerah Lampung


Blogging, Lifestyle / Rabu, Desember 13th, 2017
Workshop-Potensi-Daerah-Lampung
Tapis Blogger di acara Workshop Potensi Daerah Lampung

Workshop Promosi Potensi Daerah Lampung diadakan di Novotel, 6 Desember lalu. Dalam rangkaian acara tersebut, panitia mengundang para blogger, pegiat media sosial, dan mahasiswa. Acara dilaksanakan pada malam hari dari pukul 18.00 WIB sampai dengan selesai.

Perkembangan dunia usaha dan teknologi yang semakin pesat, harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Salah satunya dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi yang ada di daerah, khususnya Lampung.

Promosikan Berbagai Potensi Daerah Lampung

Belakangan ini, potensi Daerah Lampung kian disorot oleh para wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara. Potensi tersebut bisa dilihat dari berbagai aspek. Antara lain:

Kuliner
Adat dan Budaya
Wisata Alam, dan
Hasil Bumi

Ke empat potensi daerah Lampung inilah yang perlu dipromosikan lewat perkembangan dunia digital, yakni media sosial. Media sosial dinilai ampuh untuk menjadi bagian dari promosi. Singkatnya, karena sebagian besar warga dunia, sudah menjadi warganet. Warga yang tidak bisa lepas dari internet, hehehe. Termasuk saya, sih.

Pada Workshop Promosi Potensi Daerah Lampung kemarin, ada tiga narasumber yang boleh dikatakan sudah malang-melintang di media sosial. Mengamati bagaimana perkembangan media sosial dan strategi mencapai pasar yang ramai sebagai wadah promosi.

Ketiga narasumber tersebut ialah, Mas Oyos Saroso, seorang jurnalis handal. Mbak Naqiyyah Syam, Blogger, Founder Tapis Blogger, dan penggiat media sosial. Serta Mas Zaki, pebisnis muda dan pemilik akun instagram @bandarlampung.

Dipandu oleh Mas Ali selaku moderator, acara berlangsung sangat santai namun tetap mengena pada topik persoalan. Yakni, bagaimana mempromosikan potensi daerah Lampung secara online dan offline?Workshop-Potensi-Daerah-Lampung

3 Narasumber Sampaikan Pesan Untuk Blogger, Pegiat Media Sosial, dan Mahasiswa

Mas Oyos Saroso mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan pola pikirnya tentang promosi potensi daerah Lampung. Ia menyampaikan argumen dari sudut pandang sebagai jurnalis.

Melihat Lampung yang memiliki daya saing cukup tinggi dengan daerah lain di Indonesia, Mas Oyos menyampaikan bahwa daya saing tersebut harus diimbangkan dengan transparansi pemerintah terhadap data publik, terutama yang berkaitan dengan APBD.

Keterbukaan itu bisa dilakukan dengan online maupun offline. Sehingga masyarakat secara umum, bukan hanya blogger dan pengamat saja yang bisa membaca data-data tersebut.

Data-data ini juga yang nantinya akan menjadi acuan para blogger untuk menulis artikel, berkaitan dengan potensi yang ingin ditonjolkan. Sehingga potensi dari data-data tersebut dapat dibaca oleh publik.

Workshop-Potensi-Daerah-Lampung
Workshop Potensi Daerah Lampung
Workshop-Potensi-Daerah-Lampung
Workshop Potensi Daerah Lampung

Kata Mas Oyos, blogger harus bisa menyampaikan hal tersebut dengan tutur kata yang berbeda dengan jurnalis. Tulisan blogger harus mengalir dan enak dibaca sampai kapanpun. Tulisan blogger adalah tipe tulisan yang abadi. (Wah, senang rasanya Mas Oyos ngomong gitu, hehe).

Mas Oyos juga mengatakan bahwa seorang blogger harus bisa memotret fakta dengan baik, jujur, dan manusiawi. Langsung, deh, semua blogger yang ada di ruangan tepuk tangan.

Setelah itu, Mas Zaki menyampaikan argumennya dari sudut pandang seorang pebisnis dan pegiat media sosial. Menurutnya, mempromosikan potensi daerah Lampung lewat media sosial saat ini, bisa dikatakan susah-susah-gampang.

Ada kekurangan dibalik banyak kelebihan. Dengan adanya media sosial, peluang usaha semakin terbuka dengan cara memanfaatkan sesuatu yang viral. Namun, semakin viral hal tersebut, akan semakin berat pesaingnya.

Tahun-tahun ke depan, Lampung bergerak cepat, kata Mas Zaki. Hal ini bisa dilihat dari pembangunan ruas jalan tol, bandara, grand opening mall terbesar, serta pergelaran Lampung Fair. Di sinilah kita harus bisa mempromosikan potensi daerah Lampung, baik online maupun offline.

Workshop Potensi Daerah Lampung (photo by: @puspafajar)
workshop-potensi-daerah-lampung
Saya jadi cantik gitu, ya, haha. Makasih yang udah fotoin @novriyanti. Makasih juga kamera kecenya Mbak Shasa 🙂

Materi terakhir disampaikan oleh Mbak Naqiyyah Syam. Sebagai seorang blogger dan pegiat media sosial, Mbak Naqi (sapaan akrabnya) mengajak seluruh blogger dan pegiat media sosial, termasuk mahasiswa, untuk mempromosikan bahkan mem-viral-kan potensi daerah Lampung.

Dengan membuat tulisan-tulisan tentang Lampung, baik dari sisi kuliner, budaya, wisata alam, bahkan hasil buminya. Gitu juga kalau posting sesuatu di media sosial, tunjukan potensi yang ada di Lampung. Begitu ucapan beliau, sekaligus menutup argumennya.

Hm… walaupun acara berlangsung sampai larut, kira-kira pukul 22.30, namun apa yang saya dapat selama ikut acara ini luar biasa.

Saya sebagai blogger, pegiat media sosial, dan seorang mahasiswa yang pengen juga terjun ke dunia usaha hehehe, bangga dengan potensi daerah Lampung. Saya pun jadi tahu bagaimana menggunakan media sosial (termasuk blog) untuk mempromosikan potensi yang ada.

Jangan sampai media sosial hanya dijadikan ruang bangga diri yang unfaedah (kalau kata kids jaman now).

12 Replies to “Jadikan Blog dan Media Sosial Sebagai Wadah Promosi Potensi Daerah Lampung”

  1. Iya setuju tulisan blogger ITU menyuarakan suara Hati Dan nurani gak dibatasi aturan jurnalistik, gak perlu kaidah Baku dalam berujar, mengalir saja tapi tetap harus dalam pembahasannya.

    1. Whoaaa, dikunjungi mastah 😀
      Bener banget Mas Lean. Justru para blogger harus mengangkat opininya, mengambil dari sudut pandang yang unik. Terimakasih sudah berkunjung 🙂

  2. Iiih keinginannya komplit banget.. Xixixi.. Sebagai bloger, mahasiswa dna mau terjun ke dunia bisnis.. Mantabs.. Bener banget, mba kalau bahasa blogger lebih ke bahasa cerita beda dengan jurnalis. Makanya agak nyureng juga ni dahi begitu melihat blogger jiplak abis press realess kalau sdg ada acara gathering.

  3. “seorang blogger harus bisa memotret fakta dengan baik, jujur, dan manusiawi”. Saya suke saya suke.
    Kereeen. Sebagai seorang blogger saya merasa senang sekaligus termotivasi.

  4. Ide Acara workshopnya sangat bagus, sayangnya tak banyak ukm2 di Bandarlampung yang ikut serta. Padahal ini momentum bagus buat mempromosikan produknya

    1. Bener Bang Mail, sayang sekali. Ini bisa jadi masukkan untuk acara-acara serupa ke depannya. Harus melibatkan ukm-ukm, karena ukm termasuk potensi daerah juga, kan? 🙂

  5. Itulah mengapa saya suka nge-blog. Bisa nulis bebas mengeluarkan semua isi kepala tanpa takut dikritik editor 🙂

  6. Aaah suka banget dengan apa yang disampaikan Mas Oyos. Klo blogger ya nulis ada sentuhan personalnya, cerita ngalir kayak air, nggak kaku kayak kanebo kering hihi. Sbg blogger Lampung memang harus kontribusi untuk daerahnya. Sedih atuh jaman dulu merantau di Manado, Bandar Lampung dianggap ecek2 dikira kota kecil nggak ada pempek wkkwkw

  7. Bener banget kalau Lampung punya sejuta pesona dan potensi yang luar biasa. Kulinernya, adatnya dan yang membuat penasaran itu potensi wisata pantainya beuh keren abis. Setuju jika seorang blogger menyampaikan dengan gaya dan ciri khasnya, yang penting sopan dan sesuai tema. Kenalkan Lampung Sang Bumi Ruwa Jurai

Comments are closed.