Film Sierra Burgess is A Loser, Belajar Jadi Dirimu Apa Adanya


Hobby, Movie / Selasa, September 25th, 2018

DESY LISTHIANA A – Tabik Pun… Teman-teman mau nonton film apa minggu ini? Masih bingung? Nih, saya kasih rekomendasi film hehe. Kali ini saya mau ulas satu film berjudul Sierra Burgess Is A Loser. Film ini cocok banget ditonton remaja zaman now. Bukan cuma remaja sih, orangtua yang punya anak remaja juga perlu nonton. Emang gimana ceritanya? Check it out!

Para Pemain Muda di Film Sierra Burgess is A Loser

film-remaja-sierra-burgess

Sebenarnya film ini udah tayang dari minggu awal bulan September, tepatnya tanggal 7 September 2018. Tapi sayang, kalah tenar sama Crazy Rich Asians. Walaupun secara pesan moral, Sierra Burgess nggak kalah, sih menurutku… he he he.

Sierra Burgess ini bisa dibilang genre young-adult. Menceritakan kehidupan remaja yang hampir lulus dari sekolahnya dan akan melanjutkan ke universitas.

film-remaja-sierra-burgess

Sierra Burgess diperankon oleh Shannon Purser yang terkenal lewat perannya sebagai Barb di serial Stranger Things Netflix. Barb adalah seorang kutu buku yang dianggap pecundang dan mengalami nasib buruk. Setelah peran itulah, nama Shannon Purser begitu disoroti.

Bahkan Shannon memanfaatkan kepopulerannya itu untuk hal-hal yang lebih positif. Ia aktif menyuarakan body-positivity, yaitu aksi untuk menyeragamkan bentuk tubuh untuk melawan isu body-shaming.

Jamey diperankan oleh Noah Centineo yang menjadi idola baru remaja setelah peran apiknya di To All the Boys I’ve Loved Before. Sayang, di film ini Jamey terlalu sempurna sehingga kurang greget, haha.

film-remaja-sierra-burgess

Veronica, anggota cheerleader yang popular diperankan oleh Kristine Froseth. Kesan sombong dan ‘tukang bully’ nyatanya tak sepenuhnya benar. Veronica juga bisa bersikap positif dan bisa menjadi teman yang baik.

Dan (sahabat Sierra) diperankan oleh RJ Cyler, menjadi tokoh yang tak kalah penting dalam film Sierra Burgess is A Loser. Ia memberi nilai-nilai positif untuk remaja dan terutama untuk Sierra.

Sierra Burgess, Mengajarkan Cara Mengembalikan Kepercayaan Diri

film-remaja-sierra-burgess

Film Sierra Burgess is A Loser menceritakan kehidupan seorang remaja bernama Sierra Burgess yang jatuh cinta pada seorang lelaki bernama Jamey. Perkenalan mereka bisa dibilang nggak disengaja.

Suatu malam, Jamey memulai percakapan lewat pesan teks ke nomor Sierra. Jamey mengira nomor tersebut adalah nomor Veronica, wanita yang ia temui di kafe dan memberikan nomor tersebut.

film-remaja-sierra-burgess

Percakapan antara Sierra dan Jamey ternyata ‘nyambung’ dan berlanjut ke hari-hari berikutnya. Sampai suatu malam, Sierra tahu bahwa Jamey tidak mengenalnya. Jamey menganggap dirinya adalah Veronica. Sierra nggak percaya diri untuk memberitahu Jamey yang sebenarnya. Ia takut Jamey bakal marah dan berhenti menghubungi nomornya.

Sebelum jatuh cinta dengan Jamey, Sierra adalah remaja yang percaya diri dan tegas, kok. Hal ini nampak dari cara ia berjalan, berbicara, dan bergaul. Ia bukan orang yang minder, walaupun memang bukan anak yang bisa dikatakan popular.

Bisa dibilang, Sierra dan Veronica adalah dua pribadi yang sangat berbeda. Sierra memiliki tubuh tambun dan tak terlalu peduli soal penampilan. Ia pintar dan berbakat. Sedangkan Veronica adalah anggota cheerleader dan salah satu anak paling popular di sekolah. Ia sexy dan stylish (begitu menurut teman-temannya).

Sierra memutar otak agar identitasnya tidak diketahui oleh Jamey. Ia mencari jalan agar bisa bekerjasama dengan Veronica untuk melanjutkan kepura-puraan itu. Kepura-puraan yang menyenangkan bagi Sierra.

film-remaja-sierra-burgess

Tapi, “Sebuah kebohongan mungkin akan berhasil untuk saat ini, tapi itu tidak memiliki masa depan”. Begitulah yang dialami Sierra Burgess. Kejadian demi kejadian makin menampakkan kebenaran. Dan Sierra harus menerima apapun risiko yang ditimbulkan dari perbuatannya.

Meskipun tuai kritik karena terkesan menghalalkan segala cara (termasuk menipu orang lain), Sierra Burgess is A Loser tetap bisa menyampaikan isu self-ashamed dan body-shaming yang sedang marak.

Ternyata Lebih Enak Jadi Diri Sendiri, Nggak Capek Pura-Pura

Merasa dikhianati Veronica, tanpa pikir panjang Sierra balas dendam dengan cara mempermalukan Veronica. Tapi ada bagusnya juga, sih. Karena setelah Sierra balas dendam, kebenaran akhirnya terungkap.

Jamey merasa kecewa pada Sierra. Veronica pun sama. Dan (sahabat Sierra) juga menjauh. Sierra sadar bahwa ia telah berubah menjadi pribadi yang buruk selama ini.

Pura-pura, tuh, emang nggak enak. Capek. Menguras tenaga dan pikiran.

Dari film ini, saya jadi sadar bahwa mencintai diri kita yang apa adanya itu lebih mudah. Menjadi baik itu lebih indah (azeeek, hehe).

Lah terus, gimana cara Sierra memperbaiki semua kekacauan ini? Nonton, yuk filmnya.

2 Replies to “Film Sierra Burgess is A Loser, Belajar Jadi Dirimu Apa Adanya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *