Membangun Karier Dan Cita-Cita dengan Laptop Impian


Lifestyle / Minggu, Februari 17th, 2019

“Because happiness requires struggle.”

DESY LISTHIANA A – Kalimat di atas adalah salah satu kalimat favorit saya yang dikutip dari buku The Subtle Art of Not Giving A F*ck (Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat) karya Mark Manson. Di salah satu sub bab dalam buku tersebut, Mark Manson membahas tentang karier, mimpi, dan cita-cita yang cukup membuat saya tertegun.

Dalam lima halaman, Mark Manson mengupas bagaimana kebahagiaan dan kesuksesan karier bisa diraih.

Ketika muncul pertanyaan, “apa yang ingin kita raih dalam hidup ini?” Mungkin sebagian besar orang akan menjawab, “saya ingin bahagia, punya keluarga dan pekerjaan yang saya suka.” Mark bilang bahwa itu adalah hal yang sangat lazim (yang diinginkan seseorang untuk hidupnya). Semua orang menginginkan itu.

Ternyata, pertanyaan yang sesungguhnya bukan itu. Tapi,

“What pain do you want in your life? What are you willing to struggle for? Because happiness requires struggle. Happiness grows from problems.”

Saya jadi berpikir, selama ini, mungkin saya hanya fokus pada kebahagiaan dan kesuksesan yang ingin diraih. Tapi saya lupa bahwa bahagia dan sukses perlu perjuangan dan rasa sakit. Jika saya belum mau berjuang dan menghadapi masalah, artinya saya belum benar-benar menginginkan kebahagiaan dan kesuksesan.

Gimana? Sudah mantap belum renungan saya ini? Hehehe.

Cita-cita dan karier seperti apa yang ingin saya miliki?

Dari kecil, saya gak tahu pasti apa cita-cita saya atau ingin jadi apa ketika saya sudah besar. Saya selalu ikut-ikutan. Lagi trend jadi dokter, ya saya ikut. Tren jadi guru atau pilot, saya juga ikut. Haha. Bahkan ketika saya masuk kuliah, saya belum juga tahu cita-cita saya.

Kalau saat ini ditanya ingin jadi apa, mungkin jawabannya, saya ingin fokus di dunia kepenulisan. Menjadi penulis, blogger, dan aktivis literasi. Itu cita-cita besar saya saat ini.

Pertanyaannya, saya siap gak ya berjuang dan menelan rasa sakit untuk menuju cita-cita itu? Saya siap gak ya menghadapi segala permasalahan, juga tekanan, yang timbul selama perjalanan menuju cita-cita itu?

Jawabannya, harus siap. Saya harus mengenali perjuangan seperti apa yang akan saya hadapi. Misalnya, rela menghabiskan waktu berjam-jam dalam satu hari untuk membaca dan menulis. Atau rela mengurangi waktu tidur untuk menyelesaikan naskah, artikel, tugas, dan deadline.

Saya bisa melihat banyak bukti dari orang-orang di sekitar saya. Untuk menjadi seorang penulis buku, blogger, ataupun content creator, pasti rela bekerja siang-malam. Siang hari mereka bekerja untuk riset, mencari konten, berkomunitas dan berorganisasi. Sedangkan malam hari, mereka menulis dan menyelesaikan tugasnya.

Kadang, waktu untuk keluarga dan teman-teman harus tersita juga. Menghadapi kritikan, bahkan ejekan juga sesekali mereka rasakan.

Intinya, ya harus tahan banting!

Apapun karier, mimpi, dan cita-cita kita, kenali dulu medan perang dan alat tempurnya. Juga siapkan amunisi sebaik-baiknya.

Laptop Mengantarkan Saya pada Cita-Cita

Keberadaan laptop memang tidak menentukan apakah cita-cita saya terwujud atau tidak. Tapi laptop menjadi salah satu alat tempur paling penting untuk menemani saya berjuang dalam membangun karier dan cita-cita itu.

Sepuluh atau dua puluh tahun lalu, komputer dan laptop masih dianggap sebagai barang tersier. Barang mewah yang hanya dipakai kalangan tertentu. Tapi saat ini, laptop sudah menjadi barang pemenuh kebutuhan yang harus dimiliki.

Bahkan bagi blogger, laptop adalah sesuatu yang wajib dimiliki sebagai alat pencari rezeki. Coba bawa ke sini, kalau masih ada orang yang mengaku-aku blogger, tapi tidak punya laptop. Hihihi. Laptop adalah barang wajib bagi blogger. Titik.

Begitu juga bagi saya yang memiliki cita-cita sebagai penulis, laptop adalah alat tempur super penting yang harus saya miliki. Bukan sekedar memiliki, laptop juga selalu saya bawa ketika bepergian.

Ketika menemukan ide untuk menulis, sebenarnya saya bisa tulis dimana saja, bisa di buku atau smartphone. Tapi, untuk menyelesaikan tugas naskah dan artikel, laptop tetap menjadi andalan.

 

Membangun Karier Bersama Laptop Impian

asus-zenbook-laptop-terkecil-di-dunia

Setiap orang punya kriteria laptop impian yang berbeda-beda sesuai kebutuhan dan kesenangan masing-masing. Saya juga begitu. Karena laptop adalah benda yang saya pakai sehari-hari dan dibawa kemana-mana saya pergi, maka kriteria laptop impian saya adalah yang tipis, ringan, tapi tetap tangguh.

ASUS adalah salah satu brand yang konsisten menghadirkan laptop super tipis (ultrathin) yang dikenal dengan nama ZenBook. Bahkan baru-baru ini, Asus kembali memunculkan laptop teringkas di dunia dengan ukuran 13, 14, 15 inch. Laptop tersebut mendapat julukan “The World’s Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop” yakni ZenBook UX333, UX433 dan UX533. 

Dengan spesifikasi tinggi dan performa yang mumpuni, ZenBook UX333, UX433 dan UX533 menarik minat siapa saja untuk memilikinya.

Ukurannya yang kecil, tipis, dan bobot yang ringan cocok sekali untuk pengguna seperti saya yang hobi bawa laptop kemana-mana. Simak, nih berbagai keunggulan yang dimiliki ZenBook UX333, UX433 dan UX533.

Performa Tinggi dan Inovasi Tanpa Henti

zenbook-ux333-ux433-ux533Asus ZenBook UX333, UX433 dan UX533 ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8, baik Core i5 dan Core i7. Dilengkapi oleh GPU NVIDIA GeForce, membuat laptop ini makin kencang dan memiliki grafis terbaik di kelasnya.

Untuk ZenBook 13 dan 14 ditenagai GPU NVIDIA GeForce MX150. Sedangkan ZenBook 15 lebih kencang lagi dengan GPU NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q.

Sepertinya gak bakal ada kata lambat untuk laptop satu ini. Semua pekerjaan jadi lebih mudah dan cepat diselesaikan.

Seri ZenBook ini juga dilengkapi dengan Windows Hello dan 3D Infrared Camera, sehingga pengguna dapat mengakses laptop dengan cepat hanya dengan deteksi wajah pemiliknya. Bahkan, dalam kondisi gelap, kamera IR nya tetap bisa dijalankan.

Dirancang Untuk Generasi Produktif Dan Kreatif

zenbook-ux333-ux433-ux533Karena performa tinggi yang dimiliki Asus ZenBook UX333, UX433 dan UX533, maka tak heran jika laptop ini digemari oleh generasi milenial yang produktif dan kreatif.

Seri ZenBook 13, 14, 15 ini sudah dilengkapi dengan NVMe PCIe SSD dan kapasitas hingga 512GB, serta dilengkapi dengan RAM hingga 16GB.

Kapasitas baterainya pun gak main-main. Asus ZenBook seri ini memiliki baterai sebesar 50WHrs 3-cell battery (UX333 & UX433) dan 73WHrs 4-cell battery (UX533). Dan diklaim dapat  bertahan hingga 14 jam (seri 13” & 14”) dan 16 jam untuk seri UX533.

Untuk deadline naskah, artikel, pekerjaan blogger, dan membuat konten, semuanya bakal lancar tanpa hambatan. Gak perlu takut lagi untuk menumpahkan kreativitas dan tetap meningkatkan produktivitas.

Konektivitasnya pun sangat baik, seri terbaru ZenBook memakai USB 3.1 Type-A yang bisa dihubungkan dengan berbagai perangkat yang dibutuhkan. Transfer file jadi lebih cepat.

Tangguh Di Segala Kondisi

ZenBook UX333, UX433 dan UX533 sudah berhasil melalui uji militer dan mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G. Sehingga, seri terbaru ini sudah diuji ketahanannya dalam berbagai kondisi.

Dibanting, dihimpit, diinjak, diuji dengan getaran, juga lolos uji ketinggian dan dalam berbagai tingkat suhu serta kelembapan. Kalau sudah begini, gak ada kata takut untuk membawanya kemanapun yang saya mau.

Desain Elegan Dan Kekinian

zenbook-ux333-ux433-ux533Memiliki laptop dengan desain elegan dan kekinian, tentu dambaan semua orang. Kepercayaan diri juga meningkat, apalagi jika harus bertemu dengan klien atau partner kerja.

ZenBook UX333, UX433 dan UX533 memiliki desain yang cakep banget nih. Mengusung desain Frameless NonEdge Display, Asus ZenBook menghadirkan bezel super tipis, bahkan rasio screen-to-body mencapai 95%. Jadi, pengalaman visual ketika memakai ZenBook pasti tak terlupakan.

NonEdge Display membuat seri ZenBook ini memiliki bodi tipis dan paling ringkas di kelasnya.

Dibawa kemana-mana gak bakal memenuhi tempat nih. Bisa diselip-selip aja karena tipis dan ringan si ZenBook. Duh, emang pantas jadi laptop impian!

Selain itu, Zenbook 13, 14, 15” ini memiliki NumPad Virtual yang memudahkan para pengguna dengan mobilitas tinggi. Untuk pekerjaan mengolah data serta memerlukan kalkulator, kehadiran NumPad akan sangat membantu.

Asus ZenBook UX333, UX433 dan UX533 hadir dalam dua warna, Royal Blue yang memberikan kesan mewah dan warna Icicle Silver memberi kesan unik dan dinamis.

Nyaman Dalam Satu Genggaman

zenbook-ux333-ux433-ux533Seperti biasa, Asus ZenBook selalu menghadirkan performa tinggi dan inovasi dalam desainnya. Sepertinya, Asus sangat memperhatikan kenyamanan pengguna saat memakai produknya.

Hal ini dibuktikan dengan hadirnya ErgoLift Design, yang akan mengangkat bodi laptop membentuk sudut 3 derajat ketika digunakan.

Tiga kenyamanan bisa kita dapatkan dalam satu genggaman, 1) Nyaman saat mengetik, 2) Performa audio yang makin baik, 3) Sirkulasi udara yang memperbaiki sistem pendinginan.

zenbook-ux333-ux433-ux533

Dari sekian banyak keunggulan yang dimiliki Asus ZenBook UX333, UX433 dan UX533, membuat saya semakin yakin bahwa laptop Asus Zenbook 13, 14, 15 bisa membawa saya membangun karier dan mewujudkan cita-cita besar dengan laptop terkecil dan teringkas di dunia.

6 Replies to “Membangun Karier Dan Cita-Cita dengan Laptop Impian”

    1. Aamiiin.. sama-sama Mbak 😀
      Wah… udah sampai halaman berapa Mbak? Emang kudu pelan-pelan sih baca buku yang satu itu hehe semangat Mbak, semoga bisa kelar yaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *