Resolusi Bisnis 2019: Ubah Tantangan Jadi Keuntungan Bersama Ralali.com


Blogging, Lifestyle / Senin, Februari 11th, 2019

Desy Listhiana A – Jika melihat kesuksesan Bill Gates dengan Microsoft-nya, Steve Jobs dengan Apple-nya, Mark Zuckerberg dengan Facebook-nya, Jack Ma dengan Alibaba-nya, atau Rangga Umara dengan Pecel Lele Lela-nya;Β rasanya ingin cepat-cepat action untuk memulai bisnis. Ingin lari dan meraih kesuksesan seperti mereka. Ingin punya perusahaan yang dikenal luas, produk yang digemari banyak orang, serta omset milyaran.

Eitss, tidak semudah itu, Fergusso.

Berbisnis adalah salah satu hal paling rumit sekaligus paling menyenangkan yang pernah saya jalani. Mungkin pengalaman saya ini belum cukup untuk mendefinisikan bagaimana rumit dan menyenangkannya menjalani suatu bisnis.

Tapi… Bolehkan kalau saya share sedikit pengalaman dan curahan hati sebagai pebisnis pemula? Haha.

Berawal dari Hobi Masak & Makan, Bisnis Kuliner Jadi Pilihan

resolusi-bisnis-2019-ralali-comSaya hobi masak dan makan? Bukan. Bukan begitu maksudnya. Ibu saya adalah seorang juru masak (atau bahasa kerennya Chef, hahaha) di rumah maupun di keluarga besar. Acara keluarga apapun, baik itu arisan, akikah, sampai pernikahan, semua dihandle oleh Ibu saya. Jadi, yang dimaksud hobi masak adalah Ibu saya. Kalau saya sih bagian makannya aja, hahaha.

Nah, dengan dua kolaborasi yang apik itulah (masak dan makan), akhirnya kami dan keluarga tertarik untuk membangun bisnis di bidang kuliner.

Dulu, Ibu saya mengelola tempat makan di daerah Pahoman, Bandarlampung. Syukur Alhamdulillah, tempat makan itu ramai dan bisa membiayai saya sekolah.

Namun, beberapa tahun setelah itu, kami sekeluarga harus pindah rumah. Sehingga dengan terpaksa tempat makan tersebut ditutup.

Memasuki masa-masa menjadi mahasiswa tahun 2013, membuat saya berpikir untuk membiayai kebutuhan saya sendiri. (Ah, klise) Tapi ini benar terjadi. Menjadi mahasiswa membuat saya sadar bahwa kebutuhan saya semakin banyak dan tidak bisa terus-menerus minta pada orangtua. Apalagi adik-adik saya masih kecil dan butuh biaya sekolah.

Keadaan itulah yang kemudian memaksa saya berpikir mencari jalan untuk menghasilkan uang. Salah satu cara paling mudah (yang terpikir saat itu) adalah memulai bisnis.

Akhirnya tahun 2014 saya memulai bisnis cupcake. Mulai dari mencari bahan baku, membuat, sampai promosi dan penjualan. Bersama seorang teman, saya menjalani bisnis tersebut dalam beberapa bulan saja. Kenapa? Kalau boleh jujur, saat menjalani bisnis itu, pendapatan kami lumayan. Omzet sudah naik setiap bulan.

Tapi ternyata, aktivitas dan tugas-tugas kuliah saat itu sangat padat. Sedangkan menjalani bisnis cupcake memerlukan banyak waktu. Dengan berat hati, saya merelakan bisnis tersebut.

Bisnis kuliner berikutnya saya lakukan pada 2016. Menjalani bisnis Brownies dengan aneka rasa dan topping saat itu cukup menjanjikan. Tapi sayang, karena partner saya sudah punya pekerjaan tetap dan saya yang mulai disibukkan dengan penelitian akhir. Sehingga bisnis terbengkalai dan akhirnya gulung tikar.

Hingga suatu hari, tercetuslah ide untuk mencoba bisnis kuliner dengan produk kue kering khas lebaran. Awalnya, saya dan keluarga (terutama Ibu) tidak banyak berekspektasi dengan bisnis ini. Bisa dibilang kami cuma ‘iseng’.

Karena kami berpikir, setiap tahun Ibu saya membuat kue kering untuk pesanan seluruh keluarga besar, jadi kenapa tidak sekalian kami jual kepada orang lain dan dijadikan satu bisnis.

Singkat cerita, ternyata keisengan kami membawa hasil yang cukup mengejutkan. Haha. Pesanan datang dari banyak tempat, baik pribadi, komunitas, hingga perkantoran. Alhamdulillah… Sampai sekarang, bisnis kue kering kami masih berjalan, bahkan kini juga sering terima pesanan katering.

Suka, Duka, dan Tantangan Membangun Bisnis Kuliner

Sebenarnya, sampai pada tahap ini, saya dan keluarga masih dalam upaya membangun bisnis. Belum sepenuhnya membangun. Jadi, kalau membahas suka, duka, dan tantangan … ya pasti banyak banget.

Suka duka membangun bisnis kuliner antara lain, memiliki banyak jaringan dan relasi dengan orang baru dan pelanggan baru. Terima pujian, kritik, dan saran dari banyak orang.

Pontang-panting menyelesaikan pesanan kue kering menjelang lebaran adalah salah satu seni yang tak terlupakan hahaha. Bahkan tak jarang, saya sebagai tukang panggang kue ini, berbuka puasa di depan oven.

Tantangan dalam membangun bisnis kuliner sudah pasti ada. Kalau bisa dirumuskan, mungkin tantangan saya dalam membangun bisnis ada 3 (tiga):

  1. Logistik atau ketersediaan bahan baku
  2. Produksi dan SDM
  3. Promosi dan pemasaran

Salah satu tantangan yang saya hadapi ketika menjalankan bisnis kue kering lebaran adalah logistik atau ketersediaan bahan baku. Apalagi kalau pesanan membludak di minggu terakhir Ramadhan. Mau gak mau mesti mondar-mandir kesulitan mencari bahan baku. Kalaupun ada, pasti harganya meningkat tajam.

Maklum saja, karena bisnis saya ini masih berskala kecil, maka saya dan keluarga tidak memiliki banyak stok bahan baku. Selain karena terkendala modal, risiko yang dihadapi juga besar.

Tantangan kedua menjalani bisnis kuliner adalah produksi dan SDM. Sumber daya manusia dalam hal ini adalah karyawan. Bisnis katering dan kue kering kami bisa dikatakan belum punya karyawan tetap. Hanya terdiri dari 4 orang anggota keluarga saja.

Keberadaan SDM juga sangat mempengaruhi produksi, loh. Oleh karena itu, ada banyak resolusi bisnis yang harus saya capai di tahun 2019 . Salah satunya, menambah karyawan.

Tantangan selanjutnya yaitu promosi dan pemasaran. Sejujurnya, dengan perkembangan teknologi yang makin canggih saat ini, promosi dan pemasaran bukan hal yang sulit untuk dilakukan.

Sudah ada banyak cara untuk melakukan promosi yang mudah dan murah. Juga, ada banyak jalan memasarkan produk, baik online maupun offline.

Namun, yang perlu disadari adalah persaingan yang makin hebat. Untuk itu, perlu inovasi dan kreatifitas dalam mempromosikan dan memasarkan produk kita.

Resolusi Bisnis 2019: Ubah Tantangan Jadi Keuntungan Bersama Ralali.com

resolusi-bisnis-2019

Tantangan demi tantangan yang sudah saya bahas di atas, menumbuhkan kegigihan untuk mencapai sesuatu yang lebih baik lagi dalam berbisnis.

Karenanya, saya memiliki Resolusi Bisnis di tahun 2019 untuk mengembangkan dan memajukan bisnis kuliner di bidang katering dan kue kering.

Resolusi Bisnis 2019 yang saya punya antara lain, memenuhi ketersediaan bahan baku. Memenuhi ketersediaan bahan baku bisa dengan cara mencari sumber penyedia bahan baku yang terpercaya dan mudah didapat, bahkan dengan harga yang kompetitif.

Ralali.com adalah salah satu aplikasi jual beli dan distributor online yang memudahkan pebisnis pemula (seperti saya) untuk mendapatkan kebutuhan bisnisnya.

Bukan hanya kebutuhan bahan baku, peralatan memasak juga tersedia di sana. Bahkan Ralali.com menyediakan kolom bisnis untuk mendapatkan kebutuhan sesuai jenis bisnismu.

Misalnya, bisnismu di bidang kedai kopi, maka Ralali.com menyediakan banyak pilihan barang untuk memulai bisnis tersebut. Ada alat penggiling kopi, penyeduh, cangkir, dan lain-lain. Lengkap!

ralali-com-resolusi-bisnis-2019Resolusi Bisnis 2019 untuk bisnis saya berikutnya adalah menambah SDM dan meningkatkan jumlah produksi. Nah kemarin saya sudah download aplikasi Ralali.com. Saya sudah mendapatkan banyak rekomendasi oven gas dengan harga variatif. Saya tertarik untuk memilah mana jenis oven gas yang saat ini saya butuhkan.

Oven yang berkualitas, akan membuat hasil panggangan juga berkualitas dan produktivitas meningkat. Semoga dengan ini, resolusi untuk mengembangkan bisnis kue kering makin lancar dan tercapai. Aamiiiin.

ralali-com ralali-com

Selain dua hal itu, Resolusi Bisnis 2019 selanjutnya adalah lebih inovatif dan kreatif dalam mempromosikan dan memasarkan produk. Memanfaatkan perkembangan teknologi akan sangat membantu tercapainya resolusi ini.

Oya, di Ralali.com juga ada berbagai kisah inspiratif para pebisnis muda yang berhasil membangun bisnisnya. Ralali.com mampu mengemas cerita perjuangan para pebisnis muda hingga sampai pada kesuksesan.

Ketika merasa buntu dan putus asa dengan usaha membangun bisnis, saya membaca kisah-kisah di Ralali.com untuk menggugah kembali semangat berbisnis. Terimakasih Ralali.com, telah membawa Resolusi Bisnis 2019 saya menjadi lebih dekat dan nyata!

Resolusi bisnismu apa nih? Share yuk di kolom komentar.

4 Replies to “Resolusi Bisnis 2019: Ubah Tantangan Jadi Keuntungan Bersama Ralali.com”

Comments are closed.