Lampung Krakatau Festival 2019 Kenalkan Budaya dan Pariwisata Lampung


Blogging, Lifestyle, Travel / Jumat, Agustus 30th, 2019

Lampung – Tabik Puunnn. Apa kabar Yay Atu dan kawan-kawan semua? Beberapa waktu lalu, PemProv Lampung baru saja menggelar festival budaya yang bertajuk Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019.  Lampung Krakatau Festival adalah acara tahunan yang digelar oleh pemerintah Provinsi Lampung. Tahun ini, LKF digelar pada tanggal 18 hingga 25 Agustus 2019. Festival ini diadakan diberbagai lokasi, namun sentralnya ada di Lapangan Saburai, Bandarlampung.

Lampung Krakatau Festival 2019 merupakan bagian dari 100 Calendar of Event Kementerian Pariwasata RI. Festival ini juga menjadi salah satu festival budaya terbaik versi Markplus Inc, lho. Pada LKF tahun ini, pemerintah memadukan budaya tradisional dan modern. Siapa yang kemarin ikut merasakan keseruannya?? Silakan nanti ceritakan di kolom komentar ya.

LKF 2019 punya banyak rangkaian acara. Mulai dari Festival Kuliner (NUSARASA), Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai, Krakatau Expo, Parade Permainan Tradisional Anak, Lampung Culture dan Tapis Carnival, hingga Trip Krakatau. Tak hanya masyarakat Lampung saja yang merasakan kemeriahan acara ini, Menteri Pariwisata RI, Bapak Arief Yahya pun ikut serta menyaksikan keindahan festival ini.

Kemeriahan Lampung Krakatau Festival 2019

lampung-krakatau-festival-2019
sumber: instagram @tapisblogger

Kemeriahan Lampung Krakatau Festival 2019 dimulai dengan pergelaran festival kuliner yang bertajuk NUSARASA dengan slogan Bangik Temon. Dalam bahasa Lampung, bangik temon berarti enak bangetttt hehehe. Pada tanggal 23 Agustus, LKF 2019 menghadirkan salah satu musisi tanah air, yaitu Kikan Namara untuk menghibur masyarakat Lampung di Lapangan Saburai, Bandarlampung.

Parade permainan tradisional anak juga tak kalah seru. Di tengah badai teknologi, anak-anak dikenalkan dengan permainan tradisional yang sudah ada sejak dulu. Permainan-permainan ini melatih anak agar lebih kompak dan dapat bekerjasama dalam tim. Jujur, saya sangat mengapresiasi kegiatan yang satu ini. G-OO-D J-O-B untuk PemProv Lampung! Tabik.

Kemudian di tanggal 24 Agustus, masyarakat Lampung maupun luar Lampung yang sudah mendaftar untuk mengikuti Trip Krakatau, diajak mengelilingi Gunung Anak Krakatau (GAK) menggunakan kapal ferry. Mereka dapat melihat dari dekat GAK yang masih aktif dan sempat ‘batuk-batuk’ beberapa waktu lalu.

Lampung Krakatau Festival 2019 ditutup dengan Lampung Culture dan Tapis Carnival pada tanggal 25 Agustus. Hari itu, LKF 2019 dimeriahi oleh berbagai parade budaya, dimulai dari pakaian adat dan tari-tarian dari daerah masing-masing.

Lampung Krakatau Festival adalah salah satu cara untuk membangun semangat dan rasa bangga warga Lampung, serta ajang untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Lampung kepada dunia.

Pengalaman Mengenalkan Budaya dan Pariwisata Lampung kepada Teman-teman di Luar Daerah

wisata-lampung
sumber: instagram @puspafajar

Lahir dan besar di Lampung adalah salah satu hal yang membuat saya bangga. Keragaman budaya dan kekayaan alam yang dimiliki Lampung semakin hari semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik turis lokal maupun mancanegara. Hal itu tidak terlepas dari usaha pemerintah dalam mengenalkan budaya dan pariwisata Lampung, salah satunya dengan diadakannya Lampung Krakatau Festival.

Sebagai warga Lampung, saya juga ingin memberi apresiasi dan ambil andil dalam mengenalkan budaya dan pariwisata yang dimiliki Lampung. Salah satu caranya adalah dengan mengenalkan berbagai souvenir khas Lampung dan mengajak teman-teman mengeksplore destinasi wisata yang ada di Lampung.

Beberapa waktu lalu, Teman-teman saya dari berbagai daerah datang ke Lampung. Ada yang dari Jakarta, Palembang, Medan, hingga Aceh. Mereka menginap tiga hari di salah satu hotel di Bandarlampung. Namun sayang, karena ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka hanya sempat mengunjungi beberapa tempat wisata saja. Salah satunya adalah mengunjungi wisata pantai Sari Ringgung dan menyeberang ke Pulau Tegal Mas.

wisata-pulau-tegal-mas-lampung
Keseruan teman-teman di Pantai Sari Ringgung dan Pulau Tegal Mas. (foto by @yandigsa)

Selain tempat wisatanya, saya dan teman-teman dari Lampung mengajak mereka untuk membeli souvenir dan oleh-oleh khas Lampung. Souvenir yang mereka bawa adalah topi Tapis Lampung. Oleh-oleh favorit mereka antara lain kemplang dan keripik pisang khas Lampung.

Mereka sangat suka dengan Tapis Lampung, selain karena motivnya, Tapis Lampung juga bisa diaplikasikan ke pakaian sehari-hari, sehingga lebih modern dan bisa dipakai kemana saja. Berikut foto mereka ketika mengenakan topi Tapis Lampung.

tapis-lampung
Teman-teman dengan memakai topi Tapis Lampung

Berbagi pengalaman dan keindahan Lampung kepada teman-teman ternyata memberi efek yang luar biasa, ya. Rasanya jadi lebih cinta dan bangga dengan Lampung. Kemudian timbul pertanyaan-pertanyaan, “apa yang bisa saya berikan untuk tanah kelahiran ini?” atau “kontribusi apa yang sudah saya berikan selama ini?”.

Yay Atu dan semua kawan-kawan, khususnya yang ada di Lampung, Lampung akan dikenal baik oleh orang lain jika warganya bisa menjaga Lampung dengan dengan sebaik-baiknya. Bermula dari hal-hal kecil aja deh, misalnya membuang sampah pada tempatnya. Dengan membiasakan hal yang tampak kecil itu, kita bisa membawa dampak yang besar untuk Lampung ke depannya. Tabik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *