#WakeUpWakaf: Dengan Wakaf 10rb Rupiah, Kita Bisa Bangun Rumah Sakit


Lifestyle / Sabtu, Oktober 26th, 2019

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”

-QS. Adz Dzariyat: 56

DESY LISTHIANA A – Kata Allah, kita ini diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Semua yang kita lakukan dan  semua yang kita cita-citakan, harus dilandaskan niat untuk beribadah.

Bentuk ibadah itu banyak macamnya, setuju gak? Bukan hanya sholat, puasa, zakat, tapi ada banyak banget bentuk ibadah yang bisa kita jalankan. Salah satunya wakaf.

Apa yang kita pikirkan ketika mendengar kata ‘wakaf’?

Jujur, saya sih langsung kepikiran sepetak tanah.

Wakaf memang identik dengan tanah. Biasanya tanah wakaf dimanfaatkan untuk pembangunan masjid, makam, atau madrasah (sekolah).

Wakaf Gak Harus Tanah, Dengan 10rb Rupiah Kita Bisa Berwakaf

dompet-dhuafa-wakafWakaf memiliki arti menyerahkan harta atau benda yang dimiliki, yang bisa diambil manfaatnya untuk kesejahteraan umat.

Syarat wakaf adalah harta atau benda tersebut bersifat tetap dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Hal ini agar manfaatnya pun dapat dirasakan terus-menerus.

  • Wakaf ‘Seharga Gorengan’

Banyak yang menyimpulkan bahwa berwakaf itu harus dengan tanah atau harta dalam jumlah besar. Padahal dengan 10rb rupiah pun kita bisa berwakaf, lho.

Gak percaya?

Saat ini kita bisa berwakaf mulai dari 10rb rupiah lewat Dompet Dhuafa.

Wakaf kita memang jumlahnya kecil, tapi kalau disatukan dengan wakaf satu juta anak muda di Indonesia, bisa terbayang, kan berapa yang akan terkumpul?

Nah, dana wakaf yang terkumpul itu dapat diproduktifkan, salah satunya dalam bentuk pembangunan rumah sakit.

Sesuai syarat wakaf tadi, rumah sakit yang dibangun dari dana wakaf bisa digunakan dalam jangka panjang dan dirasakan manfaatnya secara terus-menerus.

  • Mengenal Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga filantropi islam yang memiliki banyak program. Dompet Dhuafa bukan hanya concern pada sektor pendidikan dan ekonomi, tetapi juga kesehatan.

Kesadaran tentang pentingnya kesehatan, membuat yayasan Dompet Dhuafa berkomitmen untuk ‘berjuang’ pada sektor ini.

Salah satu buktinya adalah berdirinya RS AKA Medika ini.

Mengunjungi RS AKA Medika Milik Dompet Dhuafa

 
 
 
 

Beberapa hari yang lalu, untuk pertama kali, akhirnya saya bisa ke Lampung Timur hehe. Bukan seperti perjalanan pada umumnya, saya ke sana untuk berkunjung RS AKA Medika di Sribhawono, Lampung Timur.

RS AKA Medika di Lampung Timur ini adalah salah satu rumah sakit yang dimiliki oleh Dompet Dhuafa.

Teman-teman pasti sudah sering dengar tentang Dompet Dhuafa dong?

Rumah Sakit Ramah Dhuafa

RS AKA Medika diresmikan pada Januari 2017. Sebelumnya, rumah sakit ini dimiliki oleh tiga orang dokter. Namun kemudian diambil alih kepemilikan oleh Dompet Dhuafa.

RS AKA Medika adalah rumah sakit ke dua yang dimiliki Dompet Dhuafa. Sebelumnya, Dompet Dhuafa juga telah mengelola RS Rumah Sehat Terpadu di Parung, Bogor.

Setelah tahu sejarah rumah sakit ini, saya jadi bertanya-tanya, dari mana dana untuk mengelola rumah sakit sebesar ini?

Dibangun dari dana Wakaf Produktif

RS AKA Medika ini ternyata dibangun dari dana wakaf produktif.

Pak Bobby P Manulang (GM Wakaf Dompet Dhuafa) menjelaskan, dana wakaf produktif yang terkumpul di Dompet Dhuafa dikelola untuk memenuhi kebutuhan umat.

  1. Pada pilar kesehatan, dana wakaf itu digunakan untuk pembangunan rumah sakit, pengobatan gratis, bantuan makanan dan pemenuhan gizi, dan lain-lain.
  2. Pada pilar pendidikan, dana wakaf digunakan untuk membangun sekolah gratis, membantu meringankan biaya pendidikan bagi saudara dhuafa, dan lain-lain.
  3. Pada pilar ekonomi, Dompet Dhuafa menggunakan dana wakaf produktif untuk membangun pabrik, industri UMKM, dan lain-lain yang dapat menunjang kesejahteraan umat.
  4. Terakhir pada pilar sosial-ibadah, dana wakaf digunakan untuk pembangunan masjid yang dikelola secara produktif juga.
rumah-sakit-dompet-dhuafa
rumah-sakit-dompet-dhuafa
rumah-sakit-dompet-dhuafa
rumah-sakit-dompet-dhuafa

Peralatan dan Tim Dokter di RS AKA Medika

RS AKA Medika memiliki 20 kamar yang dapat menampung hingga 56 pasien rawat inap. Tim dokter yang ada di sana pun cukup lengkap. Ada 11 dokter spesialis dan 10 dokter umum.

Peralatan yang dimiliki RS AKA Medika juga sudah lumayan lengkap. Ada alat rontgen, USG, alat pemeriksaan gigi, sampai alat cuci darah pun ada.

Pasien Dhuafa Bisa Berobat GRATIS

Di RS AKA Medika, pasien dhuafa akan diberi pengobatan gratis-tis-tis. Setiap bulannya, RS AKA Medika menerima hingga 10-15 pasien dhuafa yang digratiskan.

Dalam kunjungan saya kemarin, ada salah satu pasien yang mengungkapkan pengalamannya mendapatkan pengobatan gratis dari RS AKA Medika. Pak Aziz namanya.

Pak Aziz cerita, beberapa bulan lalu, istrinya mengidap penyakit kronis yang harus segera ditangani. Setelah menerima pengobatan selama beberapa waktu di RS AKA Medika, istri Pak Aziz harus dipindahkan ke RSCM untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif.

Pak Aziz sangat bersyukur karena seluruh biaya pengobatan, hingga transportasi, ditanggung oleh pihak RS AKA Medika. Pak Aziz mengaku tidak mengeluarkan uang sedikitpun.

  • Prosedur untuk menerima pengobatan gratis

Untuk menjadi pasien dhuafa, pihak RS AKA Medika tidak sembarangan memilih orang. Sebab, dana dari Dompet Dhuafa harus digunakan dengan tepat sasaran.

Penerima bantuan harus benar-benar tergolong sebagai dhuafa.

  • Berikut prosedur pasien dhuafa di RS AKA Medika:
  1. Pasien datang ke RS AKA Medika, membawa jaminan yang ia punya. Misal, BPJS atau asuransi.
  2. Dilakukan indikasi dhuafa: pasien membawa persyaratan menjadi pasien dhuafa dan diobservasi langsung oleh tim RS AKA Medika.
  • Data apa yang harus dibawa?
  1. KTP dan KK
  2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  3. Foto pasien dan foto rumah
  4. Kemudian tim RS AKA Medika akan melakukan observasi

#WakeUpWakaf: Gerakan Baru Dompet Dhuafa

#WakeUpWakaf adalah salah satu gerakan Dompet Dhuafa untuk mengajak generasi milenial sadar wakaf. Generasi milenial bisa berwakaf mulai dari 10rb rupiah saja.

Jujur yah, ini pertama kalinya saya ke rumah sakit yang dikelola oleh lembaga filantropi. Baru kali ini saya merasa bahwa kekuatan wakaf itu nyata. Berapapun yang kita sedekahkan atau wakafkan, itu sangat berarti untuk mereka yang membutuhkan.

Sekarang, coba yuk kita renungkan.

Menghabiskan uang 10rb itu mudah banget. Untuk beli gorengan, kopi, atau pulsa, uang 10rb bisa habis dalam waktu singkat.

Tapi bayangkan ketika 10rb itu kita wakafkan. Uang itu akan lebih bermanfaat untuk orang lain dan bisa menjadi penyelamat kita di hari akhir kelak.

Tabik.

3 Replies to “#WakeUpWakaf: Dengan Wakaf 10rb Rupiah, Kita Bisa Bangun Rumah Sakit”

  1. Memang benar kalo kata wakaf itu identik dengan sebidang tanah. Kalo 10rb akan lebih familiar dengan sedekah, sumbangan, infak.
    Tapi keren kalo dompet dhuafa bisa mengenalkan wakaf meskipun dengan nominal 10rb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *